Iklan Baris Laris

Wednesday, 15 October 2014

Donor Darah 11 Oktober 2014

Uji Spesimen Darah Pra Donor Darah
Alhamdulillah, akhirnya pada hari Sabtu, 10 Oktober 2012 terlaksana juga acara donor darah rutin untuk periode tahun 2014, setelah mundur kurang lebih 1 minggu akibat kesibukan dari diri sendiri. Janjian pertama hari jum'at malam 3 Oktober 2014 agar pada hari Raya Idul Adha bisa makan sate kambing/sapi tanpa takut malamnya pusing-pusing gara-gara tensi naik, jadi sedini mungkin darah yang sudah berumur lebih dari 3 bulan bisa disumbangkan terlebih dahulu kepada yang membutuhkan (kasarnya di buang... he..he...he...).

Usulan pertama dari Bro Aris, agar donor darahnya dilaksanakan jum'at malam pukul 23.00 WIB dengan tujuan agar Beliau yang kantornya di Cikarang bisa menuju jakarta tanpa kena macet terlebih dahulu.

Kami berdua (Aku dan Nanang)pun menyanggupinya...
Malampun kian beranjak larut... masuk pesan dari Nanang, yang menanyakan kepastian donor darahnya dan sayapun menjawab kita tunggu saja komando dari bro Aris.

Dan akhirnya bisa ditebak... menjelang fajar tiba, masuk pesan dari bro Aris yang mengabarkan kalo dirinya ketiduran....

Janjian keduapun segera dibuat... 
Disepakati hari selasa, 07 Oktober 2014  jam 21.00... 
Untuk kali ini kami berdua (Aku dan Nanang) pakai strategi wait n see saja, mengunggu Bro Aris yang super sibuk.
Dan benar juga.... menjelang pukul 21.00, Nanang menanyakan keberadaan Bro Aris ada dimana?....
Dibalasnya hari Rabu, pukul 00.19... Katanya sih Bro Aris ketiduran gara-gara habis "diurut" hmmmhhh... enak ya.. :)

Janjian ketiga, hari sabtu, 10 Oktober 2014 siang hari.
Kali ini Janjiannya ditepati, Bro Aris meluncur ke cipinang lontar dengan Aliza (anaknya) trus lanjut berangkat ke PMI Kramat, sedangkan Aliza bermain dengan Latifah (anakku).

Ba'dha Dhuhur, Saya dan Bro Aris sudah sampai di depan PMI Kramat, sedangkan Bro Nanang posisi sudah sampai salemba. kami pun menunggu Bro Nanang di depan pintu masuk PMI.
Tak lama kemudian, Bro Nanang pun datang dengan Sis Emmy Purdjanti (pasangannya Bro Nanang).

Setelah urusan administrasi kami pun menunggu untuk dilakukan test sample darah sambil membujuk Sis Emmy untuk ikut donor darah mengingat secara body kalo sis Emmy ini memenuhi syarat untuk jadi pendonor, apalagi katanya test HDLnya sis Emmy ini diatas normal.. Sebetulnya cocok tuh, untuk ikutan donor. Namun karena rasa takut yang berlebihan dan belum mantap, akhirnya sis Emmy minta waktu untuk bisa join donor darah pada tahun 2015 depan. Oke... kita tunggu hasilnya deh... :)

Giliran pertama bisa langsung donor darah adalah aku sendiri, kondisi tekanan darah alhamdulillah normal 120/80, Hb 15,6, Bb 72kg dan akan diambil 450 ml. Sedangkan Nanang dan Aris mendapatkan antrian ke-2 dan ke-3, Nanang hasil cek tekanan darah sebesar 130/80, Hb 15,8, Bb 74kg dan tekanan darah 110/80, Hb 16,4, bb 69kg untuk Aris. Keduanya akan diambil darahnya sebanyak 350 ml.


Saat Jarum Donor Menembus Kulit
Selang tak berapa lama setelah darah masuk ke kantung donor, Nanang pun siap untuk diambil darahnya. Posisi pengambilan darahnya ada di samping kiri posisiku, jadi kamipun bisa saling ngobrol santai.
Nanang mulai diambil darahnya
Donor kali ini sebenarnya buat Nanang, adalah donor yang kedua kalinya. Namun berhubung database di PMI Kramat tidak mencatatnya dan tidak membawa kartu donor darah, maka harus didaftarkan lagi dan mulai dari 1 alias ngulang lagi dari awal.

Nanang diambil darahnya 350ml
Kemudian sekarang giliran antrian ketiga, yaitu Aris yang diambil darahnya. Bro Aris ini ngeri kalo lihat darah dan jarum pas lagi nusuk. Padahal, menurutku disitulah letak ketegangan dari donor darah, dimana kekhawatiran akan rasa sakit dan ngeri bertemu dengan kenyataan yang sebenarnya... Gak sakit koq pas jarum masuk ke lengan, disitulah letak saat ngeri-ngeri sedap... hehehehhe...

Ekspresi Ngeri-ngeri Sedap versi Aris
Sebagai pendonor antrian ketiga, Kami harus menunggu sampai proses pengambilan darahnya Aris selesai dulu, baru beranjak ke kantin untuk menikmati sajian supermie khas PMI Kramat. 



Aris dan kantung pengambilan darahnya
Setelah Aris menyelesaikan proses pengambilan darahnya, kamipun mengambil kartu donor masing-masing dan beranjak ke kantin yang posisinya di bagian belakang gedung PMI untuk menikmati sajian hidangan terima kasih khas PMI yaitu semangkuk Supermie, sebutil Telur Ayam rebus dan segelas susu kaleng coklat. Sembari bercerita mengenai kehidupan sehari-hari, kami-pun merencanakan untuk melakukan kegiatan donor darah bersama pada bulan januari 2015.


Kartu Donor Kami Bertiga
Oke... terima kasih buat Nanang dan Aris yang sudah bersedia mendonorkan darahnya.. Dan sampai ketemu di minggu pertama tahun 2015....

No comments:

Post a Comment